Minggu, 26 Juli 2008 21.00
Dear diary,
Ahh…. Hari ni aku capek banget….. Seharian tadi aku and teman-temanku pada shopping bareng dimall, cari gaun baru buat acara besok…..
Uuuhh… pokoknya capek banget dehh…

Itulah kalimat yang ditulis Via dalam buku diary-nya. Setelah Via menutup diary nya, tiba-tiba handphone nya berbunyi…..
“ Haduhh…. Siapa sih yang sms…? Ganggu orang mau istirahat aja.” Kata Via sambil menjangkau Blackberrynya.
Ternyata sms itu dari Nea, sahabat Via yang isinya :
Guys besok kita berangkatnya pas acara mau dimulai aja ya… and jangan lupa missi kita, aku jemput kalian jam 7 mlm…. Pokoknya kita harus kompak, okay ?! … yaudah C U tmr..
Kemudian Via membalasnya dengan singkat “ Okay.. “
***

Sore harinya, disana didepan cermin kamarnya Via senyum-senyum dan bicara sendirian
“ Yea.. !! I look so perfect and very sweet… ! I believe all of guest will charm… ! Hihihihihihih…. Hmm, oke aku udah siap berangkat ! “ kata Via bersemangat.
“ Masih seperempat jam lagi ketiga sahabatku akan menjemput… Nunggu didepan aja ahh…” kata Via sambil keluar dari kamar dan menuju ke ruang tamu depan.
Yaampun… kira-kira nanti gimana ya..? Nggak sabar ni… Pasti aku, Nea, Vero, dan Rara jadi yang tercantik disana….. hahaha,, dan aku juga pengen liat reaksinya si Velin and the gank yang nyebelin itu, dan mudah-mudahan aja dipestanaya Riko ini Nea berhasil bikin si Velin panas… hahaha… pasti seru dehh.. Aku yakin kan, aku and teman-temanku udah maksimal banget persiapannya, dan yang aku nggak sabar, ntar disana ada Kak Radit !! Wooaw..!! Kak Radit yang keren itu ! Aku ngefans banget sama Kak Radit ..! Ohh… Kak Radit !!
“Dorr ..!! “ tiba-tiba suara Vero membuyarkan lamunan Via. “Lagi nglamunin apa neng ? Sampe segitunya, ketawa-ketawa senyum-senyum sendirian kayak orang gila, hehehe..” kata Vero. “Iiihh biarin…. Kamu tuh ngaget-ngagetin aku deh.. Udahlah yuk berangkat !” kata Via beranjak semangat. “Lhoh tapi, mana Nea sama Rara ?” lanjutnya. “Mereka udah nungguin di mobil tuh..” jawab Vero. “Okay, so tunggu apalagi ayo c’mon !” kata Via penuh semangat.
***

Suasana menjadi hening sejenak, disertai bisikan-bisikan memuji dan pandangan mata yang tak berkedip. Ya, para tamu undangan, teman-teman sekolah Via 99,9% terkagum-kagum terpesona melihat Via, Nea, Vero dan Rara. Mereka memang sangat cantik sekali pada malam itu, lebih cantik dari biasanya, mereka berempat bagaikan seorang putri raja yang cantik jelita, bagaikan bidadari cantik yang turun dari langit ketujuh.
“Ohh.. Awesome ! Amazing ! Cantik banget, apalagi yang memakai gaun biru itu ! Via, kamu cantik banget malam ini.. Aku jadi semakin terpesona. Andai dia tahu bahwa selama ini aku selalu mengaguminya” kata Raffi dalam hatinya.
Sementara itu suasana agak keheningan tadi sudah mulai hilang. Ya, mereka berempat berhasil membius 99,9% tamu pesta kecuali Velin, Velinpun sebenarnya juga setengah kaget melihat penampilan anggun nan cantik mereka berempat.
Kemudian mereka mencari tempat untuk mengobrol sambil meminum minuman yang disediakan disana. Sebenarnya ini bukan pesta, tetapi hanya sebuah perayaan karena tim futsal Riko berhasil memenangkan sebuah perlombaan yang dari dulu ingin dicapai sekolah mereka. Namun karena perayaannya terkesan mewah, banyak yang menyebutnya pesta.
“Mission 1 completed ! Kita sukses bikin teman-teman terpesona !” kata Nea dengan senang. “Yupz, karena itu mari kita bersulang !” kata Rara. Kemudian mereka bersulang dan meminum minuman itu.
***

Singkat cerita, Nea berdansa dengan Riko, Rara dengan Very, dan Vera terlihat duduk-duduk bersama Denny. Sementara itu Via hanya duduk sendiri sambil memperhatikan Kak Radit yang sedang dikerubungi cewek-cewek, tiba-tiba …. “Hey ! Ngapain kamu cuma duduk-duduk disini, engga punya pasangan ya ?! Haha kasian” “Kamu ..! Ngapain sih… Raffi, kalau mau nyindir orang tuh liat dirimu dulu, kamu juga engga punya pasangan kan ?” balas Via lemudian pergi meninggalkan Raffi.
***

Waktu istirahat di sekolah…. “Vero ! Ngapain kamu sama dia disitu ?” kata Via kesal “Cuma lagi ngobrol-ngobrol aja kok, sini join sama kita !” ajak Vero. “Enggak ahh.. ya udah ya…..” kata Via kemudian pergi.
“Tuh kan Ver, sikap Via sama aku tuh agak dingin and cuek, aku sama dia juga sering berantem meributkan hal-hal kecil. Gimana mungkin aku sama dia bisa bersatu. Selain itu aku perhatiin dia, dia tu sukanya sama Radit senior kita itu lhoh…. Kayaknya aku mulai nyerah deh Ver,” kata Raffi. “ Payah loe Fi ! Kamu tu cewek apa cowok sih ?! Aku juga tau dia suka Radit tapi kan masih ada kesempatan untuk kamu merebut hatinya !” kata Vero memarahhi Raffi.
Pulang sekolah…..
“Oke, ingat kata-kata ku tadi, sekarang cari Via dan lakukan tips and trick dari ku tadi”kata Vero
“Siipp dah… doain aku ya Ver..” kata Raffi
Tapi sayangnya saat itu Raffi sudah keduluan Radit, Via terlihat sudah bersama Radit.
***

Hingga pada akhirnya Raffi dan Via bisa jadi dekat karena suatu tugas yang menuntut mereka untuk selalu bekerjasama dan bersama. Dan pada siang itu diperpustakaan sekolah … “Dari tadi sibuk banget sih, santai aja Vi, ntar biar aku aja yang ini. Bentar lagi tugas kita juga mau selesai kan ? Ga usah buru-buru…” kata Radit. “Iya deh, tapi beneran lho dikerjain..”jawab Via. “Pastilah ku kerjain. Nanti malem dijamin selesai !” kata Raffi.
***

“Nih.. aku udah menepeti janji ku kan ?” kata Raffi sambil menunjukan tugasnya. “Iya, kamu udah membuktikannya. Ah, finally selesai juga tugas ini…” Kemudian mereka duduk-duduk dan mengobrol banyak hal. Kemudian mereka mulai membicarakan tentang mereka berdua, dari mereka berjumpa, berkenalan, marah-marahan hingga akhirnya bisa jadi dekat seperti ini. Dan Raffi pun mulai berani membicarakan tentang perasaannya pada Via. “Vi, sebenarnya telah lama kupendam perasaan ini, bahwa sesungguhnya aku saying kamu, aku cinta kamu….” Kata Raffi dengan jujur. “Dan bersediakah kamu…. to be my girl ?” sambung Raffi. Via hanya terdiam sejenak malu-malu, kemudian Via berkata “Aku.. sebenarnya aku… Aku nggak bisa Raff, aku nggak bisa membohongi hatiku ! Aku mau jadi pacarmu, aku juga sayang kamu !” Tapi tiba-tiba.. “STOP ! Ini tak boleh terjadi ! Aku nggak setuju ini !” seru Radit yang tiba-tiba muncul. “Radit ?! Kenapa memang ?!” Kemudian Radit menjawab “Hey Raffi, harusnya kamu tuh bilang-bilang dong kalau mau nembak Via biar terkesan lebih rame, biar semua langsung tau ! Tapi ya sudahlah karena sudah terjadi.. Selamat ya Raff. Buat Via, selamat juga ya Vi, benarkan kataku, Raffi juga punya perasaan yang sama sepertimu” kata Radit. “Perasaan yang sama, maksudnya ?” kata Raffi bingung. “Jadi selama init uh Via juga suka sama kamu Raff, dia sering cerita ke aku, Via kan adekku” jelas Radit. “Jadi selama ini kalian…” belum sempat Raffi selesai bicara Via lalu mengatakan “Aku memang suka kak Radit, tapi itu hanya sebatas nge-fans, kak Radit itu hanya cowok idolaku, dan aku sudah menganggap kak Radit sebagai kakakku yang terbaik. Yang sebenarnya ku sayang hanya kamu Raff.. karena kamu selalu ada didekatku, selalu bisa mengusik kesepianku, selalu bisa mengalihkanku walaupun dulu kita lagi marahan….” Dan tiba-tiba lagi… “Cie.. so sweet…” seru Vero, Nea dan Rara. “Wah wah wah ada yang jadian ni, mana pajaknya ? Ayo kita party ! hahahahaha…
Dan akhiranya pada malam itu tanggal 14 September 2008, Raffi resmi jadian sama Via. Dan semuanya senang pada hari itu.

*** The End ***

tugas bahasa indonesia kuu,, hahahaha…😛
,,
Agak anehh critanya…
,
Cerpen nii jadi kya’ gni akibat keseringan nonton ftv….
Wkakakakaka ……..😀

,
,
,
hmmbb,, Thanks bwt Yg uda mw bca ni sampe akhhirr,,,
,
hahaha…