1. 1.   Judul :

Bagaimanakah struktur sel hewan dan tumbuhan itu ?

2.   Tujuan :

-       Mengetahui struktur sel hewan dan tumbuhan.

-       Mengetahui perbedaan struktur sel hewan dan tumbuhan

-      Mempelajari fungsi masing-masing bagian sel

3.   Dasar Teori

Sel adalah satu unit dasar dari struktur mahluk hidup. Setiap jenis sel dikhususkan untuk melakukan suatu fungsi tertentu. Secara umum sel-sel yang menyusun tubuh manusia mempunyai struktur dasar yang terdiri dari membran sel, protoplasma dan inti sel (nukleus).

Ketiganya mempunyai komposisi kimia yang terdiri dari :

a. Air
Medium cairan utama dari sel adalah air, yang terdapat dalam konsentrasi 70-85%.

b. Elektrolit
Elekrolit menyediakan bahan inorganis untuk reaksi selluler dan terlibat dalam mekanisme kontrol sel

c. Protein
Memegang peranan penting pada hampir semua proses fisiologis dan dapat diringkaskan sebagai
berikut :

1. Proses enzimatik
2. Proses transport dan penyimpanan
3. Proses pergerakan
4. Fungsi mekanik
5. Proses imunologis
6. Pencetus dan penghantar impuls pada sel saraf
7. Mengatur proses pertumbuhan dan regenerasi

d. Lemak
Asam lemak yang merupakan komponen membran sel adalah rantai hidrokarbon yang panjang, sedang asam lemak yang tersimpan dalam sel adalah triasilgliserol, merupakan molekul yang sangat hidrofobike.

e. Karbohidrat
Karbohidrat yang tersusun atas banyak unit disebut polisakarida. Polisakarida berperan sebagai sumber energi cadangan dan sebagai komponen yang menyusun permukaan luar membran sel

f. Sitoplasma dan organel
Di dalam sitoplasma inilah tersebar berbagai bahan, yaitu globulus lemak netral, granula-granula glikogen, ribosome, granula sekretoris, dan lima macam organel terpenting yaitu retikulum endoplasma, aparatus Golgi, mitokhondria, lisosom dan peroksisom.

4.   Alat dan Bahan

-       Alat : Mikroskop dan kelengkapannya

-       Bahan :

  • Empulur / gabus batang ketela pohon (Manihot uttilissima)
  • Epidermis bawang merah (Allium cepa fa ascalonicum)
  • Epitel rongga mulut
  • Air
  • Metilen biru
  • Tusuk gigi

5.   Cara Kerja

    1. Siapkan mikroskop dan kelengkapannya.
    2. Ambilkan masing-masing specimen yang ada. (empulur batang ketela pohon, epidermis bawang merah dan epitel rongga mulut)
    3. Pertama-tama amatilah preparat specimen empulur batang ketela pohon dengan pembesaran lensa okuler yang kecil/lemah dan lensa obyektif yang sedang, serta setelah jelas bagian-bagiannya, gambarlah struktur sel dan bagiannya.
    4. Lakukan seperti pada butir (c) tetapi gunakan epidermis bawang merah kemudian epitel rongga mulut.
    5. Gunakan buku paket atau sumber lainnya, jelaskan fungsi masing-masing.

 

  1. 6.   Hasil Pengamatan

 

Empulur ketela pohon

Epidermis bawang merah

Epitel rongga mulut

     

7.   Pembahasan

  1. a.     Membran Sel

Membran sel berupa selaput tipis. Bahan penyusun membran sel yaitu lipoprotein yang merupakan gabungan antara lemak dan protein. Lipid yang menyusun membran sel terdiri atas fosfolipid dan sterol. Fosfolipid memiliki bentuk tidak simetris dan berukuran panjang. Salah satu ujung fosfolipid bersifat mudah larut dalam air (hidrofilik), yang disebut dengan ujung polar. Bagian sterol bersifat tidak larut dalam air (hidrofobik) yang disebut dengan ujung nonpolar. Fosfolipid tersusun atas dua lapis. Dalam hal ini protein dibedakan menjadi 2 sebagai berikut.

 

  • Protein Ekstrinsik (Perifer)

Protein ini letaknya tersembul di antara dua lapis fosfolipid

  • Protein Intrinsik (Integral)

Protein ini letaknya tenggelam di antara dua lapis fosfolipid.

 

Sifat dari membran sel ini adalah selektif permiabel artinya adalah dapat dilalui oleh air dan zat-zat tertentu yang terlarut di dalamnya. Membran sel memiliki fungsi antara lain:

a. sebagai pelindung sel,

b. mengendalikan pertukaran zat, dan

c. tempat terjadinya reaksi kimia.

 

  1. b.     Inti Sel (Nukleus)

Nukleus merupakan organ terbesar sel, dengan ukuran diameter antara 10-20 nm. Nukleus memiliki bentuk bulat atau lonjong.  Nukleus ini berperan penting dalam aktivitas sel, terutama dalam melakukan sintesis protein. Komposisi nukleus terdiri atas membran nukleus, matriks, dan anak inti.

 

  1. c.    Mitokondria

Mitokondria memiliki bentuk bulat tongkat dan berukuran panjang antara 0,2-5 mikrometer dengan diameter 0,5 mikrometer. Mitokondria disusun oleh bahan-bahan antara lain fosfolipid dan protein. Mitokondria berfungsi untuk tempat respirasi sel atau sebagai pembangkit energi.

 

  1. d.    Retikulum Endoplasma

Retikulum endoplasma merupakan sistem yang sangat luas, membran di dalam sel berupa saluran-saluran dan tabung pipih. Komposisi kimia tersusun atas lipoprotein. Retikulum endoplasma ada dua macam, yaitu :

-       Retikulum Endoplasma Kasar (REK)

-       Retikulum Endoplasma Halus (REH)

Jadi, secara umum fungsi retikulum endoplasma antara lain:

1) penghubung selaput luar inti dengan sitoplasma, sehingga menjadi penghubung materi genetik antara inti sel dengan sitoplasma;

2) transpor protein yang disintesis dalam ribosom; dan

3) biosintesis fosfolipid, glikolipid, dan sterol.

 

  1. e.    Ribosom

Ribosom berfungsi untuk sintesis protein, yang selanjutnya digunakan untuk pertumbuhan, perkembangbiakan atau perbaikan sel yang rusak.

 

 

  1. f.     Badan Golgi

Badan golgi pada tumbuhan disebut dengan diktiosom. Pada diktiosom terjadi pembuatan polisakarida dalam bentuk selulosa yang digunakan sebagai bahan penyusun dinding sel. Secara umum fungsi dari badan golgi antara lain:

1) secara aktif terlibat dalam proses sekresi, terutama pada sel-sel kelenjar;

2) membentuk dinding sel pada tumbuhan;

3) menghasilkan lisosom;

4) membentuk akrosom pada spermatozoa yang berisi enzim untuk memecah dinding sel telur.

 

  1. g.    Lisosom

Lisosom hanya ditemukan pada sel hewan saja. Lisosom merupakan struktur agak bulat yang dibatasi membran tunggal. Lisosom berisi enzim-enzim hidrolitik untuk memecah polisakarida, lipid, fosfolipid, dan protein. Lisosom juga berperan penting dalam matinya sel-sel. Lisosom membantu menghancurkan sel yang luka atau mati dan menggantikan dengan yang baru yang disebut dengan autofagus.

 

  1. h.    Sentrosom

Sentrosom hanya dijumpai pada sel hewan. Bentuk sentrosom bulat kecil. Organela ini terdapat di dekat inti, berperan dalam proses pembelahan sel. Sentrosom menyerupai bola-bola duri karena adanya serat-serat radial.

 

  1. i.      Vakuola

Vakuola ialah organela sitoplasmik yang berisi cairan dan dibatasi selaput tipis yang disebut tonoplas. Vakuola berbentuk cairan yang di dalamnya terlarut berbagai zat seperti enzim, lipid, alkaloid, garam mineral, asam, dan basa.

 

  1. j.     Plastida

Di dalam plastida terdapat zat pigmen. Pada lingkungan yang banyak terdapat penyinaran matahari, maka plastida menghasilkan pigmen warna yang disebut kloroplas, antara lain pigmen hijau (klorofil), kuning (xantin), dan kuning kemerah-merahan (xantofil). Plastida yang tidak terkena cahaya matahari tidak akan menghasilkan pigmen warna yang disebut leukoplas atau amiloplas yaitu untuk tempat amilum.

8.   Kesimpulan

Kesimpulan berdasarkan praktikum pengamatan struktur sel hewan dan tumbuhan ini adalah :
1) Pada sel mati hanya terdapat dinding sel sementara bagian yang lain kosong
2) Selain itu bentuknya seperti segi lima atau segi enam
3) Sementara pada sel hidup (bawang merah), memiliki struktur yang jauh lengkap dari pada sel mati, yaitu memiliki, inti sel,dinding sel,kloroplas,membran sel, dan sitoplasma
4) Berwarna merah muda pada bagian selnya karena mengandung plastid yang menghasilkan kloroplas.
5) Dan pada epitel, mempunyai tiga bagian yaitu membran plasma, inti sel, dan sitoplasma
6) Sel pada bawang merah dan epitel mempunyai peran yang cukup penting bagi kelangsungan hidup
7) Sementara pada sel mati( gabus batang singkong) tidak lagi berperan bagi kehidupan

Perbedaan Sel hewan dan Sel tumbuhan :

Aspek

Sel hewan

Sel tumbuhan

Dinding sel Tidak ada Ada
Plastida Tidak ada Ada
Lisosom Ada Tidak ada
Sentriol Ada Tidak ada
Glioksisom Ada Tidak ada
Jumlah vakuola Sedikit Banyak
Ukuran vakuola Besar Kecil
Mitokondria Banyak Relatif sedikit karena fungsinya dibantu plastida
Ukuran sel Lebih kecil dari sel tumbuhan Lebih besar dari sel hewan
  1. 9.   Jawaban pertanyaan pengembangan

1.)  Jelaskan bagian yang terlihat pada sel setelah pengamatan empulur gabus batang ketela pohon, epidermis bawang merah dan epitel rongga mulut !

Jawab :

  • Pada pengamatan empulur gabus batang ketela pohon sel terlihat seperti rumah lebah, berbentuk segi-6 dan beruang kosong. Hanya dinding sel yang terlihat.
  • Pada pengamatan epidermis bawang merah sel terihat berbentuk persegi panjang yang tidak beraturan, mirip tumpukan batu bata. Tetapi inti sel nya terlihat.
  • Pengamatan sel epitel rongga mulut bentuk sel tidak teratur tetapi inti sel dan sitoplasma dapat dilihat.

 

2.)  Pada saat mengamati sel epitel rongga mulut digunakan metilen blue, mengapa demikian ?

Jawab :

Karena metilen blue berfungsi untuk memperjelas bagian sel.

 

3.)  Bagaimanakah struktur yang dijumpai empulur gabus ketela pohon ? Kenapa demikian ?

Jawab :

Struktur empulur gabus ketela pohon berupa rongga kosong menyerupai bentuk  rumah lebah (segi-6), karena itu sebenarnya adalah sel mati.

 

4.)  Dengan hasil pengamatan tersebut, jelaskan perbedaan sel hidup dan sel mati, sel tumbuhan dan sel hewan !

Jawab:

  • Sel hidup adalah sel yang masih menunjukkan aktivitas kehidupan yang ditunjukkan dengan adanya bagian-bagian protoplas dalam sel atau dengan adanya hasil metabolisme yang berupa bahan ergastik.
  • Sel mati hanya berupa ruang kosong yang dibatasi oleh dinding sel.
  • Sel hewan adalah nama umum untuk sel eukariotik yang menyusun jaringan hewan.
  • Sel tumbuhan adalah bagian terkecil dari setiap organ tumbuhan.

5.)  Dengan menggunakan gambar A dan B, tentukan perbedaan sel hewan dan sel tumbuhan !

Jawab :

Aspek

Sel hewan

Sel tumbuhan

Dinding sel Tidak ada Ada
Plastida Tidak ada Ada
Lisosom Ada Tidak ada
Sentriol Ada Tidak ada
Glioksisom Ada Tidak ada
Jumlah vakuola Sedikit Banyak
Ukuran vakuola Besar Kecil
Mitokondria Banyak Relatif sedikit karena fungsinya dibantu plastida
Ukuran sel Lebih kecil dari sel tumbuhan Lebih besar dari sel hewan